UA-89306807-1

Ada Apa dengan Isni?

Aku bingung mau ngawalin tulisan ini seperti apa. Hhmn… biarlah apa adanya saja. Biar jelek tapi aku nulis. Dari pada luuuu, bisanya bacaaaaaaaa. Baca pun judul doang, ntah hapa ntah.
Nang ning ning nang ning nung….
Heiii aku ingat sesuatu. Ya! Sebuah pesan. Isinya sangat memesona, menarik, luaaaar dugaan maknanya apa. Mau tau itu pesan apa? Dari siapa? Kenapa?
“Deeeee….”
Ya, itulah isi pesannya.
*yang merasa mengirim pesan itu sudah tersenyum, :D
Saat itu aku sedang mengscan foto, saat kuraih Hp eh tau-taunya sebuah pesan aneh itu nongol. Pesan dari seorang wanita yang kusayang membuatku tidak melayang-layang apalagi berubah rupa yang Chan_tik menjadi layang-layang. :D

Aku terbiasa merespon pesan darinya, karena aku menghargainya, menghormatinya. Setelah kutatap isi pesan aneh itu, antenna otakku berpikir mungkin Bunda Riza Rahmi LingkarPena sedang butuh uang. Atau, ia menagih laporan keuangan karena aku gagal hadir rapat presidium hari Sabtu kemarin. Atau, ia ingin menceritakan sebuah masalah. Diantara tiga praduga analisa masalah itu, yang paling kutakuti adalah praduga nomor urut dua, karena aku belum mengupdate keuangan pasca Rihlah Akbar (maafkan anak buahmu, Bunda).

Ya, walaupun punya salah, sok muka topenglah nelepon si Doi, lha.. nelpon kan cuma bertukat dengar suara. LOL.
“Adeeeeee…..” si Doi langsung neriak.
“Ia Kak, ada apa ee?” tanyaku masih dengan tiga praduga awal.
“Hheee, nggak ada kami cuma mau mastiin kalian, akun FB kalian kami cari-cari nggak ketemu. Sudah Adeh nonaktifkan ya? Atau karena Kami jarang komen-komen, hhee… eh di grup semalam heboh kalilah, biasa Bang Ferhat… haha..” cakapnya tidak betul-betul kali, mohon maklum, :D
“Hhhhee, sengaja kami nonaktifkan Kak, lagi malas kami sama itu Akun.”
“Owh, jadi memang Adek nonaktifkan ya?”
“Huu`ummn… kami lagi ada something sama FB, jadi malas.”
“Ow… pantesan Kami cari-cari nggak ketemu, Bang Rahmat juga bilang si Isni kok menghilang ya?” Laaaa, bang Rahmat cariii Isni di Grup Pengurus, ayooo ada apa. Plaaaaaaaaaaaaak!!
Setelah Kami cek Grup Khusus Pengurus FLP Aceh, Iihhc tegaaaaaaaaaaa kali laaaaaaaah kalian bilang kami cari ubi bakar, panenpadi, buat rujak, foto damri, tidur. Aikh, yang paling wkwkwkkw, Guru menyusul saia ke Blang dan lampoh, wkwkwk, terharu saia. :D

“Kami masi pengen menyendiri sama Akun itu Kak, hhee… Kami kira ada apalaah… hahaha…”
“Eh, kami lagi di Tangse ni,” serunya riang.
“Heii, jadi kalian kesana ya?”
“Hhahaa iya…”
“Otrelah Kak, Kami lagi usrus beasiswa nih, Kak, sampaikan salam rindu Kami untuk FLP ya, kami pengen gabung tapi belum siap.” Lha, apa-apaan itu??
“Insyaallah, eh… hati-hati ya kalian disana, haha… bahaya…” Lha si Bunda Riza selalu sajha begitu, menasehati, padahal seharusnya aku yang berkata, “Eh, hati-hati tu disana, Tangse ey… wkwkwkwk…”
Klik. Sambungan terputus sesudah bertukar salam.
Adakah ketua yang lebih perhatian dari beliau? Jujur, saia terharu, tercengang berkali-kali menatap isi pesan yang masih tersimpan sampai sekarang, 11.04.2011 11:27. (nggak penting kali yang di simpan, :D)

Lantas, atas dasar apa aku menuliskan tentang ini dengan judul Ada Apa Dengan Isni? Toh sebenarnya dengan kami tidak ada apa-apa. lha, yakin Non…!

Aku menonaktifkan akun De` Isni Chan karena something. Tapi dari pada sibuk-sibuk cerita si something yang kagak jelas rentetan kebsahannya, mending ambil praduga Bunda karena jarang komen-komen. Maksuuuud lhoooo? Ya, anggap saja aku nonaktifkan akun karena aku mulai bosan menulis Note yang paling jarang di komentari oleh tetua FLP kita. Anggap saja aku nonaktifkan FB karena aku terlalu mengusik, lebay di grup. Merasa tidak dihargai, kurang perhatian, anak keshil sialan rewel dan banyak tingkah, tulisan yang pantas menduduki peringkat Spam. Ntahahapalah yang jelas anggap saja itu alasannya. *maksa ni yee…
Makasih ya Bunda atas praduga Anda memang layak dijadikan alasan. :D
*tunggu di pecat sama Bunda Riza, 

Udah? Haha....
Jadi ngapain publis tulisan jelek ini, hah?
*garuk-garuk kepala

Alasan pertama. Rindu. Kami rinduuuuuuuuuuuuu salam FLP Aceh.
Pengen nimbrung di Grup Forum Lingkar Pena yang tidak bernah hilang kegokilannya. Pengen nimbrung sama Grup Pengurus Khusus FLP Aceh yang status awal dan dua tiga komentar pertama masih serius melangkah ke komentar selanjutnya, hamooooek Guruuuu, Hamoooek Pak Sekum, Hamoeeek Akak Zuri, Hamoeeek Bunda…
Aw aw aw aw….

Alasan kedua. Habisnya modemku angkat bicara. Layanan internet diperpanjang 5 hari lagi. Pastikan pulsa cukup (Rp50rb/30hr). Lakukan Isi ulang atau klik di http://internet.tri.co.id.Info:200.
Di buang sayang, makanya saya yang paling jarang posting tulisan di blog, jangankan posting. Buka blog saja saya malas. (Kok jadi saya saya nih??) eh tau-taunya hujan postingan, :D

Habisnya saya sudah daluan janji sama diri sendiri, kalau punya modem harus sering-sering buat Note, yang penting nulis lah, terserah mu nulis apa, mau di baca atau di campakin, yang penting nulis. What ever sama tulisan sampah!!

Udah ah, Kami Rindu sama jiwa-jiwa penulis FLP Aceh. Entah kenapa, rasanya aneh, baru tiga hari saya tinggalkan grup FLP Aceh. Sudah meulanglang hate lon. :(
Kedekatan, persaudaraan, kekeluargaan memang menimbulkan kerinduan.
Salam rindu,
Isni sedang apa-apa.
Lha?
Apaaa??
Sedang Rindu.
:)

0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers