UA-89306807-1

Lembaran Hikmah

‘Lembaran hikmah,’ kutipan kalimat Putra melekat erat. Bila kuingat lebih jelas lagi,kalimat sederhana murid kesayangan bapakku itu cukup mengusung hatiku hanya untuknya. Lebih jelas lagi, aku hanya tersipu telak kalah merayu. Kalimatnya memesona, acap kali ia tembangkan lewat sinyal tak bertongkat. Lebih jelas lagi, aku dibuatnya diam. Bila kuingat lebih panjang lagi, maknanya mengusik hatiku berirama. Sedang ia berkalimat, “Humaira, bagaimana kabar lembaran hikmah di sudut hatimu? Sudah berapa bab? Jika belum tamat, izinkan aku menambatnya”

**FF 100 kata**

0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers