UA-89306807-1

Selamat Ulang Tahun, Maya.

Aku sibuk mengobrak-abrik blogger yang pertemanannya baru satu orang. :D
Aku sibuk mengutak-atik search google mencari materi kuliah Fisika Matematika. Oke, baiklah, cukuuup cukuuuup….! Sebenarnya bukan sibuk, tapi menyibukkan diri.
Kenapa?
Tanya kenapa??
Hhmmn…
Au ah gelap.

Taraaaaaaaaaaaaaaaa…! Akhirnya mataku tak jua kunjung kantuk, padahal jam dinding akan segera menerjang angka 00.00. Aku pun jenuh, lelah, yaa… sebenarnya karena komputerku sih yang lelah alias lelet. Buka word lama, buka menu lama, apa lagi buka blogger, leleeeeeeeet. Yo weist, satu-satunya cara, matikan computer dan merajok pada ranjang.
Mata masih tidak kantuk juga, padahal nasi sepiring sudah kuisi dalam perut agar beraksi ngantuk dan gemuk. Lho, lho…!

Tas ransel memanggilku, menyapanya dan sihhhiiiiy kutemukan sebuah novel teenlit berjudul, ‘Dua Belas Pendar bintang’. Novel picisan seperti itu sudah lama tidak lagi jadi santapanku, tapi entah kenapa Rabu kemarin kuputuskan meminjamnya dari Puswil.

Aku membuka lembarannya, membaca ceritanya yang menonjolkan sebuah dongeng masa kecil gadis bernama Selma. Aku hampir melewatkan waktu yang kutunggu, du buah Handphone sengaja kubaringkan di depan novel itu. Hp pertama menunjukkan pukul 23.57 Wib, Hp ke dua menunjukkan pukul 23.59 Wib.

Melihat selisih waktu itu aku langsung ambil sikap, kututup novel dan siap mengirim sebuah pesan singkat. Ya… pesan itu sangat singkat, sangking singkatnya aku telah menyiapkannya sedari lima belas menit sebelumnya. Aku mulai mencari sebuah nama, kutemukan nama Macho Girl di sana dan langsung kukirim. Itu ucapan tersingkatku selama kukenal ia,

Selamat ulang tahun, Maya.

Begitulah isi pesannya. Laporan terkirim mulai berdering, aku pun terlelap dibuai dongeng Dua Belas Pendar Bintang.

Pukul 00.51 Wib sebuah pesan mengisik mimpiku. Kuraih Hp ke dua, pesan terbuka, dan taraaaaaaaaaaaaaaaa….
Mkasih ya..

Ya, hanya itu balasannya. Tapi itu cukup buatku tersenyum. Malah kukira tidak akan pernah ada balasan dari no ponsel itu.

Aku menatap layar Hp lama, berpikir untuk membalasnya atau tidak. Dan kuputuskan aku ingin melanjutkan mimpi, berharap ada seorang pangeran menukarkan hatiku kembali dengan dua belas pendar bintang yang dahulu ia sembahkan untukku.

*****Selamat Ulang Tahun, Maya. 12Apri91 (di baca, Izaprigi)*****

0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers