UA-89306807-1

I`m Oke. Trust Me!

Tiba-tiba aku teringat menulis hari ini. Hari ini adalah hari yang istimewa, dimana hari ini aku menerima pesan singkat Tuhan yang memberkati pikiranku dengan teringat-ingat beberapa kisah buruk. Tuhan sedang mengingatkanku pada kesalahan dan bebaikan. Terima kasih, puji Allah semesta alam.

Usiaku diambang maut, tapi aku masih tertawa, tersenyum. Diantara temanku satu menatapku penuh tanya, dia menahanku dari tatapannya. Dan aku melepas dari tatapan itu karena aku mengerti, aku tak boleh merasa sendiri di sini. Selain itu, aku tak lagi boleh angkuh menampung semuanya sendiri. Yes! I do!

Aku mencoba dan terus mencoba. Sebenarnya aku masih membopongnya sendirian. Bukan aku serakah, ini masa-alah dan beban. Aku tak ingin merepotkan. Lalu sang teman berkata, 'itu bukan merepotkan'. Aku tetap bersikeras menahan, 'tidak apa'. Sang teman terlihat kecewa lalu aku berbisik, 'i`m oke'.


Kebohongan kecil adalah mengaku diri dalam keadaan baik padahal sebaliknya. Berpisah dari keinginan hati berdiri mandiri, aku ingin mengajak pembaca kepada sekeping hatiku yang lengkap dengan gembok serta kunci. Kesemuanya ada dalam genggamanku, hanya akulah yang menguasai diri ini. Tapi, aku akan membatasi kesalahpahaman pembaca terlalu jauh. Kunci dan gembok bukan milik bersama selama tamuku tidak memiliki kepercayaan pada pemilik rumah: aku.

Sebagian dari pendatang meninggalkan kata kalau aku miliki kepolosan dan kepercayaan. Aku akan menyangkal sedikit, kepercayaan yang timbul ini dari aura yang tak terkunci sehingga aku dapat masuk dan kulakukan sebaliknya padanya. I`m, welcome.

Bedewe, aku tidak sedang berbohong karena aku selalu ingin berkata benar; i`m oke. Trust me!

0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers