UA-89306807-1

Satu Malam Tiga Perasaan

Sebenarnya aku tidak suka menulis tentang keadaanku di sini. Tapi entahlah, rasanya aku hanya ingin menulis.
Ini sudah tanggal 7 April, malam ini tepat bulan melingkar penuh dengan indahnya. Tadinya aku masih dapat tersenyum dan tertawa. Tapi Tuhanlah yang Maha Membolak-balikkan hati hamba-Nya. Air mataku jatuh. Selimut membekap utuh kepala, rasanya sakit dan berat sekali. Akan hilang kalau kubekap dengan bantal, kulakukan. Ternyata air mata merembes basah.

Hati wanita itu seperti kapas, ketika ia dikenai setetes air saja maka ia akan menyerap keseluruh bagian. Sama halnya dengan hati kami: wanita. Ketika sakit terasa begitu nyata, yang muncul hanya linangan air mata yang terus saja membasahi relung hati.

Kalau sudah begitu, kubiarkan hati ini kejang-kejang sendiri. Kubiarkan air mata mengalir. Baju di dada kutarik keras terasa sesak. Hp kubanting sudah. Bantal kulempar saja. Aku menangis tanpa suara. Terlentang karena letih hingga dentuman di dada mulai pelan dan air mata mengering. Dan kusadari, aku sudah melewati sakit yang sangat perih.

Begitulah aku.

Sekarang aku sudah menuliskannya. Aku sedikit tenang, dan kalian yang membaca juga akan bertanya. Kenapa aku menangis?

Aku menangis karena aku butuh menangis. Aku menangis karena hanya menangislah yang buat aku tenang. Karena menangislah aku merasa diri sangat tak berdaya. Karena menangis adalah keluh kesah hati yang menolak diri berdiri sok tegar. Karena menangis aku mengenal Tuhan. Allah... Allah... Allah...


Jadi apa hubungannya kuceritakan tentang hati dan kapas? Nah, lho?
Di sini juga ada kejadian yang belum ada penyelesaian masalahnya. Aku, dia, dia dan dia. Nanti aku ceritakan kalau aku dapat izin, kalau aku sempat nulis dan panjang umur untuk membenahi diri.
 ....
.....
.......
Tapi aku sedikit bisa tersenyum karena aku mulai mengenal sudut permasalahannya. 
 ....
.......
.........
Oh, subhanallah. Allah menyertaiku, dengan mudahnya Dia membalikkan kembali hati yang tersiksa dan sekarang tertegun penuh pesona. Kau kembalikan apa yang seharusnya untukku, terimakasi Allah...

Setelah menelah dari hati ke hati, setelah ngeteh dingin tanpa emosi lagi dan  akhirnya nampak jelaslah mana buah yang busuk. It`s oke. Bukankah buah yang busuk cukup kita buang bagian busuk dan memakan bagian yang bagus. Semuanya ada baik dan buruk, dan sekilas pelajaran yang dapat kupetik malam ini adalah jangan mudah percaya perkataan seseorang dan jangan memanasi api yang sudah dahulu panas dan jangan mau dipanas-panasin. #kebanyakana dan. hahahaha... Percaya kata hati, dan terus instropeksi diri. Pokoknya banyaaaaaaaaaaaaaak deh yang bisa aku petik dari pertikaian ini.
Aku sayang kalian. :p

Aku kembali menangis. Haru. Lalu, nikmat mana lagi yang akan kau dustakan?

......................

Aku yang dalam proses tumbuh kembang. Doakan aku bisa melewatkan tahap selanjutnya. 

Hhhheeehhee..... ^0^



Eiiits, follow your heart.  Hahahahaha....


2 komentar:

  1. I have gone through your site information and it is the same opportunity that I was looking for. The facilities, the process that what you are offering are perfectly matched to my Expectation & very soon you will get Response from my side.
    2003 Subaru Baja AC Compressor

    BalasHapus
  2. Thanks for the response you give to this story. :)

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers