UA-89306807-1

Jatuh Cinta (/o\)

Orang di sekitarku mengungkapkan kata-kata dengan ekspresi. Kau tau? Ekspresi adalah ungkapan yang jujur, tulus, dan memukau. Mereka tersenyum riang, gigi manisnya tak sanggup sembunyikan rasa. Lebih lagi, gerak-gerik bola matanya memicu perhatian. Sedangkan tangan dan kedua kaki menahan getaran dari dalam. Hormon memicu begitu cepat. Semuanya akan terasa indah, bahkan sang pengamat saja terpesona.

Kali ini, aku lagi-lagi menjadi pengamat. Eiits, bukan kesengajaan. Tapi memang kesemuanya ada di hadapanku.

Mereka saling mencintai. Aku merasa senang. Mereka mempertahankan cinta. Aku mengagumi. Mereka berjuang. Aku mendorong. Mereka kelelahan. Kuajak ia (salah satu.red) beristirahat sejenak dan bertanya. 'Bagaimana keadaanmu?'

Kemudian yang kudengar adalah cari maki.

Aku mengusak tangan halusnya. Memintanya tenang dan menyuruhnya menarik lepas nafas. Lalu kubertanya kembali, 'Sekarang apa yang kamu butuhkan?'

'Aku butuh waktu, aku butuh waktu untuk semua ini, aku butuh waktu untuk sendiri'.
Aku tersenyum, 'Ya, aku beri apa yang kamu minta. Ambillah waktu dan kembali segera. Kami merindukanmu'.

'Iya' akhirnya.

Sebegitu indah jatuh cinta. Kita benar-benar akan dibuatnya jatuh sampai terasa dan membekas. Dan ketika sedang merekah, harumnya sampai ke jalan raya. :D

Gambarnya nyolong dari si Mbah Gugel. :O

____
Dubidubidurapppaa... Hoi hoi, bagaimana keadaanmu? ^0^

4 komentar:

  1. Aih...
    tak paham saia dengan cinta de

    BalasHapus
  2. Silakan konsultasi dengan saia Bang. Saia siap membantu, kalau tak bisa membantu jadi lebih baik, ya mari menjadi tidak buruk sejak dini. Nah, lho? Hhhehe

    BalasHapus
  3. huhhuhuuhuu,, aku baik baik sadja saiyaaangg~~ hahay >O<

    #cpas

    BalasHapus
  4. Hahahaha, syukuur deh kalo elu baik gue kan jadi adem-adem ajah. :p

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers