UA-89306807-1

How To Be a Writer

Menjadi penulis, yaa pastilaah. Itu kan mimpi saya sejak kedua kali menulis, hehehe. Menulis pertama, nulis pelajaran sekolah, menulis kedua yaa itu baru fiksi. Manulis tiada hari tanpa menulis, nulis SMS buat kamu kamu kamu. Juga menulis kan? Ya! Tapi menulis yang ini seriusnya menulis, menulis kali ini katanya Primadona Angela kudu punya tujuan: KENAPA KAMU MENULIS?
#masing-masing jawab sendiri yaa. :D
Saya menulis karena, dengan menulis saya dapat dengan leluasa menjadikan diri ini seperti apa pun, terkadang saya ingin menjadi adik yang manja, atau pulang kampung dengan bus, hmn... termasuk mencintai dia. Nah, lho ujung-ujungnya cinta. Ee... kagak masalah katanya Angel... apa pun alasan tidak akan berarti jika kamu hanya menjadikannya alasan KENAPA BELUM MENULIS?
#jawab masing-masing ya

Alasan karena ingin mendapatkan uang dari hasil tulisanmu juga banyak penganutnya. Yang jelas pastinya alasan kamu bisa bikin kamu menulis bukan membual dengan mulut saja.
Kebetulan, saya nekad ikut serta dalam proyek besar devisi Kaderisasi FLP Aceh yaitu, One Book One Man. Tiap FLP'ers nantinya mengikuti kelas sesuai buku yang ingin ia garap dan diakhir tahun kita bakal launching buku bareng. Seruuuu kaaan seruuu kan?
Saya pribadi ambil dua kelas. Nekad! Tiga kelas dengan Skripsi!
Sekali lagi, NEKAD. Mana yang tidak kelar, yang jelas usaha dulu. Jangan mengeluh saja bisanya. #lirik-lirik cari mana si Isni. Haghag...
Saya tu orangnya suka ngeluh tapi ngerjain juga, biar sambil nangis yang penting USAHA tetep di engkooool, Non. Wkwkwwk...
Nah, buat kelas novel saya sudah 2x tidak masuk kelas karena telat tahu.
-_-
Karena ketinggalan banyak materi, dan saya dalam suasana seminar Mata Kuliah dan ujian final, maka saya CUKUP TAHU DIRI bakal banyak merepotkan orang, untuk itu saya sedang mempersiapkan MUKA TEMBOK. Hahaha karena perjuangan saya kedepan dijamin sangat menggoda muka polos untuk tampil lembek. Oh tidaaaaak! Apalagi depan dosen. No!
Writer saya tahun ini ternyata bukan cuma menulis fiksi kan? Tuh ada skripsi yang dalam bentuk Karya Ilmiah. Owh, insyaallah bisa.
Yang panting alasan saya tetap di depan mata.
Sudah punya alasan?
Nantikan postingan selanjutnya apa kata guru mayaku Primadona Angela dalam menulis fiksi, dan guru listrikku Arusman, S.Pd.I
Salam nekad!

0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers