UA-89306807-1

Secret Safe Deposit Box

Kali ini saya mau resensi novel. Sebuah novel remaja yang saya beli dengan harga miring di sebuah toko buku baru di Banda Aceh dengan harga Rp 7000,-. Murah kan? Tapi bukan murahan karena isinya, mahaaaaaaaal!

Secret Safe Deposit Box adalah judul novel yang mengisahi tentang Sher duduk di kelas 9 yang dikenal dengan bank rahasia oleh teman-teman. Sher adalah pilihan paling tepat jika Anda ingin mencurahkan rahasia sebagai tempat curhat. Dijamin! Sher tidak akan sekali pun membeberkan. Tidak! Sher, bahkan oleh abangnya juga salah satu nasabah yang paling suka menabung rahasia. Rahasia apalagi kalau bukan masalah Mama melarang Lintang ikutan tekwondo di sekolah, tapi... Sstt itu rahasia! Ooopppssst!

Sher dan teman sekolahanya sedang dalam masa liburan sekolah. Di meja makan, Papa suka sekali menanyai kegiatan yang akan diisi oleh anak-anaknya selama liburan. Dimulai dengan Aya, satu-satunya adik perempuan Sher yang menurut Sher, Aya itu anaknya supeer nyebelin, Aya selalu melakukan hal-hal positif dan kau tau yang paling paling paling menyebalkan sebagai saudara, apalagi itu adalah saudara perempuan? Yap! Aya tidak bisa diajak kompromi, apalagi kalau masalah bohong. Ooops bukan Sher mengajari adiknya untuk berbohong karena itu percuma, tetapi setidaknya Aya tidak melaporkan kalau Aya lupa cara menyelesaikan soal fisika semester lalu. Pokoknya, Aya itu anaknya luruuuus banget, diiusia 13th Aya dimata Sher bener-bener gadis yang membosankan!



"Pa, Aya sudah punya rencana untuk liburan kali ini" Aya membuka sambil tetap malahap makanan.
"Apa itu Aya? Pasti seru" Papa ingin tahu rencana Aya kali ini.
"Aya akan ikut club bahasa inggris, ini bukan club biasa karena kegiatan akan berlangsung setiap hari dan juga diajarkan oleh orang luar Pa... " cerita Aya dan Papa memuji kegiatan Aya.


Papa beralih ke Sher, tapi kali ini Sher benar-benar tidak memiliki rencana apa pun dan Papa menawarkan solusi yang akhirnya Sher mencoba. Sher menghabiskan liburannya di perpustakaan milik tantenya yang super elit, Sher yang tidak suka dengan pustaka akhirnya mengakui ada cara untuk merubah pandangan remaja seperti Sher untuk menyukai tempat itu. Tante Sher menawarkan sebuah kegiatan sosial bersama teman barunya Titani, Sher sangat menikmati berbagi cerita dengan anak-anak yang nimbrung di kegiatan mereka.

Sher, Aya, Lintang adalah saudara kandung yang satu sama lain sebenarnya sang kakak ingin melindungi adiknya, dan sebaliknya. Begitulah yang menimpa keluarga mereka, Aya yang dikenal Sher dengan sebutan sensible itu tiba-tiba bersikap aneh, bahkan dimata siapapun jika melihat polah Aya, Aya sedang berbohong.


Apa? Aya berbohong? Titani hampir tak percaya ketika Sher percayakan Titani untuk berbagi masalahnya. Titani memberi saran dan Sher sedikit lega tetapi Aya tetap mencurigakan dengan gerak-geriknya. Apakag yang dirahasiakan Aya?

Bagaimana dengan Sher? Apakah Sher mampu mengungkapkan dan melindungi Aya seperti yang kerap ia lakukan dalam melindung abangnya Lintang dan segenap teman sekolahannya?

Ayaaaaaaaaaa! .... sorry, I let you down.
You trusted me, believe in me, and I let you down


Bagaimana, kawan? Penasaran dengan Aya? Hihi apa rahasia Aya? Yyuuuuuk kupaass kisah paling renyah, konflik yang sederhana tetapi penggarapan yang lezat membuat saya berhasil meninggalkan halaman skripsi dan menamatkan kisah yang ditulis oleh Izzati.
Novel remaja yang laziiiiis... ckck

Membaca tulisan Izzati yang lebih muda dari saya, mengingatkan semangat menulis novel remaja ketika saya seusianya di masa-masa sekolahan. Izzati dengan tulisannya Secret Safe Deposit Box bukan sekedar bacaan sesudah baca esok terletak di rak, karena kisah sederhana ini telah mengajarkan saya cara melindungi seseorang: hati utamanya yang menjadi sasaran sebuah rahasia. Ya, Sher benar. Setiap orang punya rahasianya, kecil besar hanyalah ukuran, jika sudah dipercayakan maka kau harus siaga dengan amanah. Siap atau menolak. 

Yang penting, kamu ingat saja. Semakin besar ukuran rahasiamu, kamu harus semakin pandai mengunci mulut. Makin besar rumah dan makin banyak harta, makin besar pintu dan kuncinya, Kira-kira begitulah.

Izzati berhasil membuat saya ingin kembali meneguk kenangan masa-masa semangat menulis. Bravo, Izzati!

6 komentar:

  1. wah, sangat menarik dan buat penasaran..
    penasarannya sampe nyari-nyari di google.
    *ngarep dipinjamin

    apalagi yg di paragraf pertama..
    apa nama tokonya? di mana letaknya? buku apa aja yg ada di sana? bisa pesan buku pilihan ga? kalau beli banyak, dapat diskon gak?

    BalasHapus
  2. Hahhaa, semanagat kali Nazri ngincar ni buku. haha boleh dipinjam kok...

    Isni belinya di TB Zikra lantai 3, ada beberapa buku yang harganya miring. Isni beli dua, satu lagi belum sentuh, :D

    BalasHapus
  3. Serius kak 7000? wah saya mau beli juga ah..

    BalasHapus
  4. Hah? zikra?
    perasaan maren pas ke sana, tapi gak ada buku yg 7ribu. rata-rata harganya standar, mungkin apa kurang perhatian ya? -,-"

    kalau buku-buku baru sama best seller ya banyak di zikra.. :D

    BalasHapus
  5. Aslan, iyaa... beneraan... meuriah kan harganya. :D

    Nazri, Hahaha ada di lantai 3 rak buku paling dekat tangga d smping buku komik.

    Yaa, Zikra lengkap dan nyaman buat belanja atau sekedar intip-intip isi bukunya. Haghag... :D

    BalasHapus
  6. yaaa..
    buku bagus banyak..
    pinginnya borong semua..
    tapi sayangnya gak ada diskonnya..

    baru tau ada yg 7000..
    besok mau geledah tu zikra..
    hahaha :D

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers