UA-89306807-1

Melawan untuk Bertahan

Keinginan menjadi hamba yang unggul dimataNya, menjadi manusia yang sukses, pasti, siapapun ia akan melalui hantaman ombak terlebih dahulu. Patut kita genggam erat, tak semua yang kita inginkan sekarang harus langsung ada. Semuanya butuh proses, butuh waktu, bahkan sebagian dari mereka telah torehkan luka. Tak ada yang terjadi begitu saja. Pastilah diiringi sebab akibat, hingga ending yang telah disiapkanNya tidak pernah basi untuk kita (manusia) nikmati.


Bondan Prakoso lewat lagunya yang berjudul I Will Survive yang menceritakan tentang kerasnya kehidupan. Lantunan lirik yang meresap, ia mampu mengajak pendengar untuk bersabar lewat kata lain, bertahan.  I Will Survive, ungkapan yang mudah dilontarkan sebaliknya tak segamblang membalikkan telapak tangan. Butuh kesadaran yang tinggi untuk menyelami dalamnya makna bertahan. Lewat lagu, Bondan yang kerap disapa Mr. B mengajak kita untuk intropeksi.

…Padamkan luka dan beban yang ada l Yang telah membakar seluruh jiwa.” (bait pertama). Lewat bait tersebut, Bondan membuka liriknya dengan menancap tombak tekad. Sebuah ungkapan yang baik untuk diteruskan. Ia menjadi tanganNya dalam mengetuk pikiran batu. Apapun jenis kesulitan yang sedang kita alami, sejatinya ialah mahaguru. Kesulitan akan membuat kita menjadi kuat.

Tak ada yang sia-sia apa yang dariNya. Bahkan rasa sakit, pengkhianatan sekali pun! Itu menguntungkan kita. Hanya jika kita mau mencarinya, pasti akan kita temukan. “Kucoba resapi, kucoba selami l Segalanya yang telah terjadi l Kuambil hikmah-Nya l Rasakan nikmat-Nya l Dan kucoba untuk hadapi.” (bait kedua).

Jalan terbaik untuk memperoleh kesabaran adalah dengan selalu berusaha melihat sisi baik dari segala peristiwa. Doktor Samuel Johnson mengatakan, “Kebiasaan melihat sisi baik dari semua peristiwa jauh lebih berharga daripada mendapatkan berjuta poundsterling dalam setahun.”

Berbaik sangka terhadap apa yang sedang menjadi ujianNya jauh lebih baik daripada termenung hanyut dalam lara tiada henti. Selain itu, tak dapat disangkal bahwa kita kerap lupa padaNya. Hingga DIA panggilkan kita berkali-kali lewat luka bahkan beban yang terasa berat dipikul.  

Allah berfirman, “Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) itu memerhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak juga bertobat dan tidak pula mengambil pelajaran.” (QS At-Taubah [9]: 127)

“I will survive, I will revive l Getting Bigger, Bigger than live l Kau yang Esa, yang Perkasa l Give me wisdom, to survive.”  Bait terakhir lagunya, Bondan menutup dengan bijak. DIA yang telah menciptakan apa yang kita rasa, kepadaNyalah kita kembali, untuk terlahir (kembali) lebih kuat.

Pertahanan yang kuat hanya didapat dari usaha yang besar. Berkali-kali Bondan hentakkan kata survive dalam liriknya seakan ingin menyatakan lagi, ‘Bertompanglah dirimu pada Yang Maha Esa, Yang Maha Perkasa, Ialah sekuat-kuatnya penyangga.’

I Will Survive merupakan salah satu lagu Bondan Prakoso yang bernuansa rock-alternative. Nada-nada yang membuncahkan harapan dan semangat disertai lirik yang sarat makna. Saya merekomendasikan untuk Anda simak tiap kata dari lagu ini (bisa di download di sini

1 komentar:

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers