UA-89306807-1

Malas dan Caraku Mengatasinya


Merasa malas. Malas banget buat ngapa-ngapain. Bete banget. Rasanya buat makan aja aduh, entar-entar aja deh. Kerjaan numpuk melebihi  tumpukan pakaian kotor yang juga malas dicuci.

Hhmn... begitulah. JUGA, malas sekali untuk kemana-kamana jika penyakit MALAS sedang mengelabui.

Kata orang, penyakit malas nggak ada obatnya. Maybe yes, maybe no!

Tapi, malas ini ada sesuatu yang ingin sekali aku penuhi tapi, hanya saja, aku belum tahu sedang menginginkan apa. Dan, ketika aku sudah tahu. Habislah MALAS muncullah RAJIN.

Saat ini, aku sedang malas. Adik sebelah rumah pernah berkata lewat status fb-nya,
jika kamu punya masalah, maka yang pertama kali kamu harus lakukan adalah, kamu tahu sedang punya masalah.
Mengingat kalimat itu, sejenak pun saya olah otak untuk mencari apa yang sebanrnya saya inginkan. Saya ingin apa saat ini?

satu menit

lima menit

lima belas menit

masih di kasur dengan guling

Ternyata, aku hanya ingin sendiri. Menjauhi keramaian. Bermalasan di rumah sambil menguliti materi yang harus aku ajarkan nanti siang. Menguliti tulisan yang sedang kuikutsertakan dalam lomba.

Dan, aku ingin memanjakan diri dengan luluran Alpukat. What? Yappp! Itu juga keinginan, TIDAK! Melainkan itu adalah kebutuhan. Aku bahkan sudah membayangkannya sejak minggu lalu dan belum sempat manjakan diri ini.

Aaah melegakan ketika aku tahu, apa yang sebenarnya sedang kuinginkan.

Kalau teman-teman, (mungkin) jika sedang merasa malas sekali. Ada sesuatu yang naluri pinta tapi tak terdeteksi oleh pikiran. Mungkin bisa coba cara saya.

Oooops! Sebenarnya saya tahu apa yang sedang saya inginkan adalah ketika MENULISKAN ini. Selamat memanjakan diri, karena kenyamanan mahal harganya. ^^

4 komentar:

  1. Malas? Itu sungguh penyakit yang menyebalkan, ya... biasanya kalau lagi malas, aku milih tidur-tiduran dan makan sepuasnya, ntar mood baiknya datang lagi.

    BalasHapus
  2. ooowwwwh... isni pemaalasss,, HA.HA... :D rupanya habis malas muncullah rajin luluran... ck.ck.. mantap say!

    BalasHapus
  3. Hahhaa masing-masing kita punya obat tersendiri HAHA :D
    Kalau diingat-ingat, kok bisa ya? ckck

    BalasHapus
  4. selamat luluran isni hahaha

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers