UA-89306807-1

Pengakuan pada DUA TIGA



Hari ini usiaku DUA TIGA. Biar kata orang enggak kayak dua tiga sih, hheehe... tapi memang ada yang harus aku korbankan ketika tanggal dan bulan ini kembali datang bersanding angka tahun yang semakin gembul-gembulnya. 

Mungkin, seperti lebih menampung galau pada tempatnya. Atau kebiasan asal bicara yang terkadang, jika aku pada posisinya, pembicaraan itu menusuk lho. Kok aku tega sih mengatasnamakan itu 'CANDAAN'. Harap pada diri sendiri untuk dapat lebih mengontrol diri. Ya setidaknya cukup senyum aja ketika lingkungan menuntut kita bersuudzon atau membicarakan keburukan orang. Semoga Allah melindungiku dari pembicaraan yang buruk manfaatnya. Aamin. ^^

Bahkan, aku pernah, suatu pertemuan kita berbincang sangat seru dan saling memamerkan ekspresi. Ketika giliranku! Aku menemukan seorang teman memberi ekspresi ANEH. Aku bercerita tantang masalah, dan dia tertawa. Seharusnya ia cukup tersenyum dan tidak lagi menambah kata, 'KASIHAN'.

Temanmu seperti apa pada dirimu. Mungkin, akulah yang dahulu seperti itu sehingga aku mendapat serangan serupa agar aku SADAR. Gitu lho RASANYA.

Belakangan aku juga baru paham tentang satu hal dan itu masih terus kutelaah. Aku ingin tahu lebih. Tentang, ridha Allah dan jalan atau cara yang kita tempuh untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Aku berkaca pada apa yang telah aku lakukan, sesali dan kutemukan dimana keliru dan seharusnya aku...
Ya, Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk hambaNya. Hanya saja, untuk ke depan, harap pada diri sendiri, ikuti jalan yang seharusnya, cara yang benar agar DIA meridhai usaha dan doa yang telah kutempuh. 

Oya, aku juga ingin ungkapkan tentang KECEWA. Siapa sih yang nggak pernah merasa kecewa, gagal ke Sabang berkali-kali misalnya, dan cuma bisa gigit jari. Oops. 

Tapi, suprise, Allah selalu punya cara tersendiri mengejutkan hambaNya. Sekarang aku tidak takut lagi pada KECEWA, SEDIH dan KEGILAAN dunia lainnya. Toh Allah sudah menyiapkan kejutan di akhir nanti. Hanya saja (lagi), proses meleburkan diri dengan problema itu nggak bisa bohong juga kerap mencuri aktivitasmu. Hmn... ya nikmati aja. Kapan lagi ngerasain nikmatnya gila. eh, :D

Kiriman gambar dari Kak Ade: SAntaiBANGet!
Makasih Kak Ade gambarnya unyu-unyu bingit. Suka. :D

Oya (lagi) aku kerap dikenal dengan anak galau. Setidaknya bedanya aku adalah anak galau dengan kamu anak galau mungkin ni yaa, aku galau terus nulis dan kamu? Jawab sendiri deh.

Nggak ada yang sia-sia. Bahkan dosa yang menggunung pun, Allah masih nyalakan ALARM kepada kita dengan terngiang-ngiang akan dosa agar kita tidak lagi kembali padanya. Syukurr ee masih diingatkan, coba kalau dicabut ingatan itu, mungkin kita udah kecebur dalam lumpur yang lebih kotor. Na`uzubillah. 

Kalau dikata kan, aku udah minta ampun padaNya, tapi masih aja tu kesalahan ngikutin, aku mau tenang lho. 

Mau tenang noh sana ke alam kubur. #enggak tenang juga ding. XD
Diikutin rasa sesal aja masih numpukin dosa (salah), gimana enggak diikutin? Jawab ndiri deh. Intinya, ambil hikmahnya, berubah lebih baik, dan perbanyak ampun.

Teman-teman, maafin Isni yaa kalau dan pasti Isni pernah bikin teman-teman sakit hati dan tersinggung apa gitu kan, maaf ya. Kalau besok Isni nggak ada lagi, Isni mau kalian doa yang baik-baik untuk Isni. 

:)

Untuk sahabatku tersayang, terimakasih atas kiriman doa. Doakan Isni yang baik-baik juga yaa dan Isni nggak tahu. Kan doa yang baik jika saudaramu tidak tahu kamu mendoakannya. Bener ga sih? Hehe 
Isni aminkan di sini aja. XD

Terimakasih untuk sahabatku tercinta Junaidah atas waktu dan kado cantiknya. Isni suka. Banget!
Junaidah tetap sama walau sekarang sudah ada pendamping. Bedanya, waktu sekarang jadi lebih berharga. Itu yang Isni tangkap dan Isni paham. Hehehe happy wedding Jujun sayang. :*
 
Makasih banget udah spesialkan Isni hari ini. ^0^
Terimakasih juga untuk teman yang kibarkan kata, 
"Sesaat lagi nama adek akan lebih besar daripada adek. BERSIAPLAH!"
Hihi gereget kali. Terimong geunaseh, seumangat lon membara teuma. XD

Adek kecil orangnya, Bang. Jadi kalau Abang nggak nampak, itu bukan salah Abang. Tapi Adek bakal gedekin nama, biar Abang nampak. Wkwkwkwk

Aamin, semoga cita dan cinta segera mendekat. :/

Untuk semua yang ga bisa Isni sebutin satu persatu, TERIMA KASIH BANYAK atas doanya. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang lebih untuk teman-teman semua. Aamin. ^^

Selamat datang DUA TIGA. Aku siap menjamumu lebih baik. Insyaallah.
^0^

3 komentar:

  1. Wooo... pengakuan yang dahsyat Dek! Barakallah... semoga kesuksesan mengiringi tidak hanya di dunia tapi juga akhirat ;)

    BalasHapus
  2. Aaamin ya Allah. Makasih kak adeee. :*

    BalasHapus
  3. isni, ini berasa lebaran kamu minta maaf sana sini... hahaha

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers