UA-89306807-1

Aku Kentut Seharian

Aku kentut seharian. Bukan mauku. Ia keluar begitu saja. Tanpa bau tanpa kode, apalagi suara.

Perut, jika kupukul dengan tangan ia mengeluarkan bunyi seperti tamboe. Yang lebih menggangu, aku sempat berimajinasi sepertinya ini bukan lagi perut melainkan ban!

Dua malam yang lalu, aku merasa sakit yang sangat. Itu terjadi jika aku rebahan, tidur. Rasanya bukan hanya ada cacing dalam perut, juga ada kepiting! Ia mencabik-cabik. Aku meringis.

Aku lupa. Kapan terakhir kali aku konsultasi, itu menjadi kabar pertama yang kudengar bahwa aku sakit lambung. Dokter menyuruhku berbaring lalu memukul perut. Tepatnya, lambung. Aku mengaduh. Bukan sakit yang kurasa, melainkan seperti angin yang berusaha mencari tempat berlindung. Hanya dengan satu sentuhan itu, dokter mengatakan aku sakit lambung. Pasalnya, malam itu aku muntah parah.

Dan hari ini, sekarang. Aku kentut seharian. Perutku kembung. Demam sudah undur diri, alhamdulillah. Tapi, aku tersiksa dengan angin yang bersarang dalam tubuhku.

Itu saja. Aku akan minum air hangat lagi, dan makan tepat waktu.

3 komentar:

  1. haha....msak kentut seharian pakek acara poting di blog segala.

    BalasHapus
  2. kentut punya cerita juga dek hai. :p

    BalasHapus
  3. selamat kak isni.. akhirnya kita senasib :D

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers