UA-89306807-1

Triana, Gadis Cerdas dari Tanjung Pinang


Triana, nama yang singkat mudah diingat. Gadis cantik berpipi tembem ini semakin terlihat kemayu dengan rambut lurus yang sering dibiarkannya tergerai. Lahir di Tanjung Pinang pada 14 Juli 1992 dan merupakan putri tunggal dari wanita perkasa bernama Chang Lie Hiang. Triana bahkan kerap disapa Tri sukses membuat ibunya bangga dengan untaian prestasi yang didapatkannya. Menjadi mahasiswi camlaude dengan IPK 3,95 bukan perkara mudah, namun Triana mampu merebutnya pada pendidikan Sarjana Universitas Internasional Batam dengan prodi pilihan Ekonomi Akutansi. Triana pun bercita-cita meraih pendidikan setinggi-tingginya, bersama LPDP mimpi Triana terwujud yang akan segera bergabung sebagai Magister Managemen di kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Triana termasuk gadis yang antusias dengan dunia kerja. Terbukti pada semester lima masa kuliahnya, Triana berani mencoba menerima pekerjaan di sebuah perusahaan Akutan Publik. Mengecek data keuangan merupakan pekerjaan pertama yang dilaluianya. Hari demi hari ia menelan pahit manisnya dunia kerja diusia yang terbilang muda. Triana pun merasa telah over dalam pekerjaannya, selain ditempuh sambil kuliah, pekerjaan mendata keuangan merupakan kerjaan berat dan tuntutan professional juga lembur membuat gadis ini mengambil keputusan resign dan mencari pekerjaan yang dirasanya lebih ringan. Namun demikian, Triana menyimpan pengalaman tersebut dalam-dalam karena dirasanya sangat berkesan dan berharga.

Kepada penulis, Triana mengutara hikmah dari pengalaman yang dialaminya tersebut bahwa tidak baik mengambil langkah besar dengan tergesa-gesa, akan tetapi kondisikan diri sendiri sesuai dengan situasi. Tak hanya itu, diusianya yang akan segera beranjak 23 tahun Triana tergolong wanita yang pemberani. Jelas terekam keberanian Triana ketika ia berhasil mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar ke Malaysia pada September 2012 silam selama 6 bulan. Triana meletakkan pengalamannya itu dalam ingatan dengan rapi tersirat dari lirih suaranya yang penulis hubungi via telepon. Triana bercerita dengan intonasi bahagia. Ya! Jelas Triana merasa bahagia, kesempatan berbaur dengan berbagai mahasiswa luar negeri, baik dari Amerika, Eropa, Malaysia, dan Negara-negara lainnya telah memperkenalkannya arti persaudaraan, persahabatan, berbaur dan saling menghormati. Triana menghela nafas penuh syukur dengan kesempatan yang dimiliknya.

Membaca buku motivasi adalah kegemarannya. Penulis lagi-lagi mendapat kesempatan membuka diary Triana. Langkah Sejuta Suluh karya Merry Riana menjadi bacaan yang paling disukainya. Bagaimana tidak, buku tersebut bercerita perjalanan hidupnya menyelesaikan pendidikan Sarjana di Singapura dengan hidup sederhana sambil memperjuangkan karir sehingga mengantarkan menjadi Jutawan. Penulis buku yang sekaligus motivator dunia tak hanya membekas di hati Triana, tapi juga dunia. Triana juga mengatakan bahwa kisah hidup Marry Riana telah difilmkan dengan judul Mimpi Sejuta Dolar. Motivasi tersebut mulai mengalir dalam darah Triana yang bertekad mengukir namanya seperti penulis buku tersebut.

Melihat sisi serius dari gadis yang memiliki akun twitter @triana_tan memang tak kalah menginspirasi, namun bukan manusia namanya jika tidak memiliki sisi yang unik. Triana sendiri mengaku paling suka tidur dan mantengi laptop. Entah apa yang ia lakukan, Triana dapat bertahan dengan laptopnya sampai berjam-jam. Triana yang gesit juga ternyata paling tidak suka pelajaran Fisika dan Kimia.

Gadis yang sedang menjalani pelatihan bahasa di Universitas Gadjah Mada mengungkapkan arti persahabatan yaitu sederhana, nggak perlu neko-neko, dan ada pada saat yang diperlukan. Triana paling mencintai persahabatan, lagi-lagi jejak persahabatannya sangat luas, seluas jaringan organisasi dan kegiatan yang pernah ia geluti. Menjadi bagian Himpunan Mahasiswa Jurusan, UKM, kegiatan daur ulang sampah di Batam, dan bersosial dengan mengunjungi anak-anak yatim piatu panti asuhan Sayap Ibu menjadi bagian dari episode kisah hidupnya.

Triana paling suka dengan makanan segala jenis ikan. Soya menjadi pilihan minuman yang kerap dipilihnya. Kepada pembaca, Triana berpesan, ‘Lakukan apa yang harus dilakukan, dan ketika kamu punya satu target, tancapkan di hati kemudian lakukan dengan usaha dan doa, ketika usaha dipadukan dengan doa, semoga target bisa tercapai. Kepada Penulis Triana juga berkata, segala apa yang dilakukannya dipersembahkan untuk keluarga tercinta.
            Salam persahabatan dari Triana, Tanjung Pinang.

7 komentar:

  1. Serasa baca kolom tokoh di majalah. Suka gaya penulisannya, Dek! :)

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah kak, semoga dapat nilai baik lewat tugas biografi teman baru ini ya. Amiin. ^^

    BalasHapus
  3. Ini tulisan majalah? katak baca tulisan Rubrik salah satu kru majalah :D

    BalasHapus
  4. Tulisan biografi kak, untuk tugas. Tapi kalau udah oke, boleh nih nanti-nanti coba nulis biografi orang hebat dan dimuat dalam rubrik majalan. Asiikk. *mimpi dulu XD

    BalasHapus
  5. Baca cerita orang yang pintar dan rajin memang bikin kita pingin pintar dan rajin juga ya.. :)

    BalasHapus
  6. Wah Mba Isni.. Makasih. Gaya penulisan Mba sangat bagus, tapi ku malu krn pertama kali biografiku ditulis di blog :p.

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers