UA-89306807-1

Track Two : Left

Baca Track One di sini

Sesampai di rumah, aku shalat dan merebahkan badan. Kutarik nafas dalam-dalam dan lepaskan. Tidak kulakukan sampai beberapa puluh kali karena itu kerjaan mereka wanita hendak melahirkan. 

Kusentuh si Tabby dan kulirik obrolan grup WA KRI Sultan Hasanuddin (366). Ciee yang lagi nunggu episode ini udah duduk manis senyam senyum sendiri. Jangan manyun dong, ini nih cerita kelanjutannya riquest si Ima.

Kalau dalam sinetron, ini frame berbeda. Di sana lagi kalang kabutnya apes, di WA juga nggak kalah kalang kabut. Setelah PK, grup satu persatu mermunculan. Banyaak dan kesemuanya aktif. Telat hitungan menit, ada lima grup kelimanya nyisaain ratusan obrolan belum terbaca. Hedeuuh. Mumet lagi lihatnya. Nggak dibuka ketinggalan info, dibuka butuh waktu. Sellow Is, sellow. XD

Nah, biar grup ada banyak yang paling sering di stalkingin adalah grup KRI Sultan Hasanuddin (366). yaiyalah itu grup aku adminnya, aku yang buatin aku yang invite mereka aku yang berkoar-koar sepanjang Pra-PK. Ampuun jika kukenang masa itu kayaknya aku punya 14 toa deh. Hahaha

Kebayang aja dulu pas pra-PK suliiiit banget seret mereka mau nimbrung. Mesti diketukin dulu masing-masing ke kamar.

- Ma, mampir ke WA grup kelp yaa
- Bang, Singgah yaa
- Qy, jangan lupa titip komentar yaa
- Fama, ikutan berpendapat yaa

Yang lebih ampuuunya lagi mereka yang dulunya kagak punya WA. Aku ketukin satu per satu inbox. Kita lagi bahas ini di WA, Mba nitip pendapat apa?

Ada yang bales ada yang diabaikan. 

Biasa.

Nelan ludah? Biasa.

Dutelponin ga diangkat, biassaaaah.

Ngejalanin tugas sebagai ketua pra-PK itu asem asin asik manis rame rasanya. Pengalaman baru dan yaapp bisa kenal mereka satu persatu lebih dekat. Aku yang nggak punya basic memimpin, dan termasuk katagori follower mau aja coba belajar memimpin. 

Ada seorang temanku. Nah, tiap kali kita lagi nelponan henponnya yang satunya lagi pasti deh dering. Diduakan dengan anak buahnya, biassah! Yang aku salut dan belajar dari dianya adalah, tiap kali dia atau anak buahnya nelpon, dia nggak pernah lupa nanyain dua hal. Yang pertama, 'sudah makan kalian?' dan yang kedua, 'hati-hati kalian,'. Bahkan aku sendiri nggak pernah ditanyain gituuuu. Overall, itu tanda dan kenapa anak buahnya sayang banget sama dia. Dan itu yang aku coba jalani dalam memimpin kelompok yang beranggotakan 15 (dengan aku).

Sesempurnapun rencanamu, rencanaNya adalah yang terbaik.

Kita keluarga KRI Sultan Hasanuddin (366) akhirnya dipertemukan di PK. Welcome...

Foto sebelum masuk kelas pertama kita gaes ^^
Latihan hafal hymne LPDP





Kita yang berasal dari beragam suku, budaya, agama bersatu dalam satu keluarga KRI Sultan Hasanuddin (366). Ada guratan yang beda, lega senan, dan haru ketika satu persatu melihat langsung wajah mereka. 

Wajah yang dulunya aku kenal lewat foto angkatan berpakaian adat daerah palembang ternyata dia memiliki tawa dalam setiap obrolan bersama. Dia yang paling susah dijangkau dan pernah menghilang setelah membayar iuran pra-PK, ternyata memiliki postur kecil dan aksen yang beda dalam bicarannya. Dia yang yang berbicara paling kemayu via telpon ternyata paling doyan ngedance. Ah kalian, betapa harunya bisa kenal dan hidup bersama di PK25.

Maka, setelah pulang dan kembali ke daerah masing-masing rindu itu semakin membuncah. Siapa duga dulu mereka yang satu persatu kupanggil-panggil baru nongol di grup, di milis malah setelah PK. WA dengan sendirinya hidup dan bersemi. Foto dengan berbagai gaya terunggah di sana. Kita sama-sama menikmati rindu.

Tapi, aku merasakan beda di hari Senin. Aku merasa sangat jenuh dengan semua obrolan dan tawa-tawa di dunia maya. Aku saat itu yang sedang sumpek dengan masalah persiapan kuliah dan LoA yang tak kunjung keluar dan urusan administrasi di RS daaan motor yang mogok. Semuanya deh, aku punya lebih banyak tumpukan penat yang nggak semuanya dapat kutuangkan di sini. Tapi, hari itu aku merasa benar-benar sendiri. Seolah-olah teman-teman seperjuangan meninggalkanku. 

Hari itu aku share beberapa point dari masalahku, kita terbiasa share apa aja. Mulai dari sendal kesayangan, isi piring, hujan, dan macam lainnya. Aku hari itu share tentang gagal bertemu dokter dan yang terjadi adalah abaian pembicaraan. Saat aku post komentar itu mereka sedang membahas sebuah topik yang lucu dan topik sialku tidak menarik. Aku tidak bisa terhibur dengan gelak tawa mereka. Tiba-tiba aku merasa sangat asing diantara mereka. Kubuka bbm juga sama, facebook juga tidak ada yang bisa mengalihkan suasana hatiku yang sumpek dan pikiranku yang mumet. Aku buka lagi WA yang semakin ramai saja setiap obrolan di grup. Aku seolah berdiri dikeramaian tapi tidak bisa mendengar suara apa-apa. Aku merasa sendiri.

Aku scroll obrolan grup KRI Sultan Hasanuddin (366) ke atas dan di sana teman-teman sempat merespon masalahku tentang LoA yang belum sampai dan perkuliahan akan segera dimulai sedangkan visa tidak yakin selesai dalam tempo waktu hitungan hari. Mereka satu persatu menyemangati dengan berkata aku tidak sendiri. Tapi melihat semuanya aku semakin merasa sendiri.

Entah. Aku ingin sekali menutup semua layar yang ada dan tidak ingin melihat semua grup di WA. Terpikir untuk left dari grup. Tapi itu akan memicu persoalan. Aku memutuskan menidurkan si Tabby. Beberapa saat kemudian kuhidupkan kembali, aku masih menunggu email balasan dari Pak Qismullah dan Pak Faizal. Aku tidak bisa mematikan Tablet dan aku tidak bisa mematikan mobile data. Tapi aku merasa sendiri di kamar. Moodku semakin tak karuan ketika pikiranku terbang jauh ke medan perang. Seseorang yang biasa mampu mengalihkan keadaan yang tak sehat ini tidak ada. Aku cuma butuh satu saja. Tapi hari itu aku tidak menemukan. Semakin aku melihat grup, aku semakin tak bisa mengontrol pikiranku. Akhirnya aku mewariskan admin grup kepada Ari yang merupakan ketua kelompok terakhir di PK25 dan aku pun left.

Dari sekian banyak grup. Aku memutuskan keluar, menghilang, pergi dari grup KRI Sultan Hasanuddin (366) karena aku yakin kita keluarga dan jika ada satu yang hilang pasti akan bertemu kembali.

Plis teman jangan berpikir yang tidak sehat. Hari itu aku tidak bisa mengerti diri sendiri dan diri kalian. Aku merasa dalam dunia yang beda, aku dihadapkan pada sebuah solusi. Tombol off yang mampu merehatkan sel saraf. Setelah itu aku baru dapat tidur dan terbangun untuk shalat ashar dan kembali tidur. Malamnya shalat magrib dan kembali bergolek.

Fama dan aku sejak setelah PK masih terlibat obrolan yang berkelanjutan di WA atau Line. Padanya akhirnya aku cerita, dia adalah partner cerita peta hidup MHMMHD. Sebagian banyak, Fama tahu. Aku pun lega setelah menemukan satu orang teman. Ya, terkadang kita tak butuh banyak. Satu saja cukup. Walau Fama tidak bisa memberi solusi, Fama telah menjadi pendengar yang baik. Makasih Fama. Keep off the record. XD


Aku letih ngacol hari ini. Padahal masih banyak yang mau aku cerita tentang kalian gaes satu persatuuu.

Maaf yaa udah bikin ricuh di grup kita. :D

Ketika kita sampai pada titik jenuh dengan semua aktivitas, kita hanya butuh tombol off. Kembali on ketika jenuh itu telah berterbangan menjadi betiran debu di udara. Love you alls. Sorry dan thanks for you love mee too :)


8 komentar:

  1. Maaf beb, klo sebelum PK atopun sesudah PK aq bikin nyeseknya beb, maaf yaah.
    Maafin kami juga yg kurang peka ama masalahnya beb, krena kami memg gak bs bantu secara lgsung ping kami hanya bisa mmberi semangat yg mungkin mnurut beb terkesan basa basi, tp krena memang kami gak tau harus berbuat seperti apa.
    Segala kelucuan ato kekacauan dikomen grup itu krena qt berusaha utk saling menghibur krena hanya dgn cara itu aja qt bs sling menguatkan.
    Sama sperti beb jg krena skrg ugm masih lbur jdi aq mgkn yg tiap hri stay n aktif di grup. Tp klo dah mulai kul lgi sperti pas pra PK aq jg gak yakin bs stay trus di grup.
    Pokoknya apapun itu semoga beb mau memaafkan kami terutama aq. Maafin ya.
    Oya stu lgi, jgn sm fama doang dong jealous aq nih masa share ama fama doang. Kami kan juga temennya beb :D

    BalasHapus
  2. Panjang bingit komentar si Ima.
    Selloo jangan melankolis dong, ga ada yg salah. Aku aja yang lagi sensitif hari itu. Hahaha

    BalasHapus
  3. Iya bisa lbih pnjg lgi tu beb, aq jg suka nulis beb. Dlu aq jg ikut FLP NTB tp cerpen, dan kebanyakn cerpen melankolis hahahhhaa jdilah sperti ini hahahaa.
    Ntah itu kmrin ato kpan biasanya pas sensitif itu yg curahan hati sbenarnya beb. Aq ngerasa salah aja beb.
    Maafin yak hihihi

    BalasHapus
  4. Waah Ima Flp'ers jg rupanya. Aku Flp Aceh nih masih aktif :-)

    Ga perlu minta maaf, kan ga ada yg salah. Oke oke
    ^^

    BalasHapus
  5. Isni maafin aq yaa jika aq punya banyak salah dan selalu membuatmu pusing saat pra-pk karna aq tak punya kabar dan ngilang gitu aja. Aq juga nga buat tugas tugas pra-pk yg membuatmu makin pusing.

    Aq hampir putus asa dan tdk ikut pk namun saat aq menghubungimu dirimu meyakinkanku agr tetap hadir saat pk. Saat itu aq merasa dirimu teman terdekatku dan pertama aq kenal saat pk.

    Ketika kita di pertemukan di WH malam itu dengan penuh kecanggungan dan malu2 kita saling menyapa dan berbaur menjadi satu dalam ikatan KRI.366. Sultan hasanuddin. Aq merasa tdk sendiri lgi aq punya kalian.

    Setelah pk aq pergi begitu sja dari WH itu krn aq tidak ingin menunjukn betapa aq tdk mau pisah dengan kalian.
    Kedekatan kita makin terbangun setelah pk dan makin dekat,saling berbagi cerita, canda tawa dan jg kejailan.

    Meski jarak dan waktu memisahkan kita namun kita lebih dekat dari yg kita byangkn meski hnya melalui WA.

    Is jngn sedih dan kecewa saat drimu punya masalah dan butuh teman justru teman2 buat bahan candaan tpi itu hanya untk menghiburmu.

    Tpi kedepan jika kita lebih tetbuka satu sama lain hal ini tdk akan terjadi seperti ap yg isni rasakan saat itu.

    I love isni
    Miss u

    BalasHapus
  6. Mba Sem so sweet banget yaaa komentarnya makin love laah sama mba sem :*

    BalasHapus
  7. Wah kak Isni sudah punya keluarga baru lagi ya.... Sukses Tros buat kak isni. Kak Follow Blog kami lah! hehe

    BalasHapus
  8. Iya Rahmat, alhamdulillah bisa menjadi keluarga LPDP. Ini semua ttg teman2 kk di PK25. Siip, kk follow blog Rahmat deh
    ^^

    BalasHapus

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers