UA-89306807-1

Wawan, Belajar dan Berbaikti kepada Negeri



Wawan adalah nama panggilan dari Saputra Setiawan pemuda berkelahiran Merauke 25 April 1988. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang beralamat di Jln. SD Percobaan, Kel. Wamena Kota, Kec. Wamena, Kab. Cayawijaya, Prov. Papua, Suku Jawa. Pria berkulit saoh matang ini memiliki hobi menulis dan menonton film action. Mendengar musik pop dan rock adalah salah satu caranya kabur dari kejenuhan.

Gado-gado dan bakso merupakan makanan kesuakaannya yang dipadukan dengan minuman capucino. Pria yang sudah berkeluarga diusia 21 tahun ini sudah diamanahkan dua bocah mungil yang menjadi penghilang lelah dari kerjaan. Wawan terbilang sangat peka dengan dunia kerja, itu dibuktikan dengan pengalaman kerjanya yang luas dan keahlian software yang ia gunakan. Beberapa software yang merupakan skill Wawan antara lain, Office, grafis, corer, movie maker, dan software kecil lainnya.
Dunia kerjanya menuntut ia berkerja dengan profesional, walau terhalang oleh tembok bekerja di Bank Office ia tetap berusaha tekun. Hingga akhirnya pada tahun 2010 Wawan resign karena lulus PNS di BPS Jayapura. Ia memiliki kemampuan public speaking yang bagus, selain itu penguasaan bahasanya cukup banyak yaitu bahasa jawa, bahasa inggis, bahasa arab, tak terlupakan bahasa ibu pertiwi Indonesia.

Setelah menamatkan Sarjana di Universitas Yapis Papua jurusan Ekonomi, dan mendapat peluang kerja di Bank, Wawan juga diamanahkan menjadi dosen di Universitas Yapis. Lintas balik ke jenjang pendidikan di masa Tsanawiyah dan Aliyah yang ditekuni Wawan adalah pondok pesantren. Wawan dipercayakan menjadi Ambalan Pamuka dan menjabat ketua OSIS.

Selain itu Wawan di masa perkuliahannya, Wawan juga bergabung dengan komunitas percinta alam (KPA) dan Radio Antar Pendidikan Indonesia. Sama halnya dengan kebanyakan putra-putri daerah, baik yang ada di perkotaan atau di pedesaaan adalah mendapatkan pendidikan yang layak. Demikian juga Wawan yang telah memalui seleksi beasiswa S2 LPDP dan akan menancapkan mimpinya merebut gelar Master di Univerrsitas Gadjah Mada dengan pilihan jurusan perencanaan pembangunan daerah menengah.

Wawan tak melupakan tanah kelahirannya, belajar dan berbaikti kepada Negeri adalah salah satu cara dirinya mengabdi. Harapan ke depan, daerah Papua lebih maju dan banyak anak-anak Papua yang sedang melanjutkan study kembali untuk membangun daerah. Sarana dan prasarana, Wawan bertekad mewujudkan mimpi tersebut dengan cara belajar dan terus berusaha.


0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers