UA-89306807-1

Ayah, Anjing yang Menggonggong


Heropanti merupakan film bollywood yang mulai beredar tayang pada May 2014. Saya sendiri baru menontonya hari ini. Menariknya film bollywood ini terlepas dari ciri khasnya lagu dan tarian India. Film ini menceritakan dilemanya seorang Ayah dan putri tersayangnya.

Bagaimanapun mulianya cinta yang kita terima. Saya tidak setuju dengan kawin lari. Apalagi saya adalah seorang anak perempuan. Bahkan, secintanya pada kekasih, lekat dalam ingatan bagaimana, seberapa besar cinta seorang Ayah.

Inilah yang menjadi tulang film Heropanti. Renu adalah putri bungsu dari Chowdary yang memiliki martabat tinggi di desanya. Sebuah desa yang mengekang keras pernikahan dengan luar desa. 

Renu akan menikah dengan pria pilihan sang Ayah seandainya Rakesh tidak menjemputnya untuk kawin lari. 

Chowdary murka. Langsung saja ia beserta keluarga besarnya mencari Renu dan Rakesh. Bahkan, jika benar adanya Renu memilih kawin lari karena cinta maka hukum yang telah dijalankan penduduk desa tersebut harus dibunuh. 

Chowdary memulai pencarian dengan menemui, menghajar keras tiga sahabat Rakesh. Bablu, ksatria dalam film ini sangat menjaga nilai persabahatan. Baginya apa yang dilakukan oleh Rakesh adalah benar. Sejatinya cinta haruslah disatukan, kawin lari adalah solusi yang tepat.

Tentu kita akan mengira bahwa Chowdary actor jahat dalam film ini. Namun, saya salah kali ini. Kegarangangan terpancar dari wajahnya, bagaimana ia mengahajar, Chowdary tidak akan segila itu jika bukan karena putri tersayangnya memilih kabur dengan pilihan hatinya.

Pencarian Renu terus menggila, hampir seluruh kota Chowdary sendiri turun ke jalan menggeledah tiap lorong demi menemukan putrinya. Saat bersamaan Bablu telah jatuh cinta pada putri sulung Chowdary. Tidak sulit bagi Bablu untuk membuat Bhuppi jatuh hati, bahkan ia berani membawa lari cintanya sejauh mungkin.

Malam telah gulita ketika itu Bablu melihat Chowdary dengan sebotol minuman mabuk di tengah jalan. Bablu menghampiri, saat itulah sosok Chowdary sesungguhnya terkuak.

"Renu adalah putriku, ia menuruni sifat keras kepalaku, bahkan jika itu cinta, aku juga pernah muda, dan pernah melakukan hal bodoh kepada Ibu Ayah, tapi sekarang aku baru sadar bagaimana perasaan seorang Ayah ketika inilah aku seorang Ayah."

Bablu melihat Chowdary sangat dalam dan mencoba memahami. Kegilaan Chowdary semakin menjadi, maka tak heran ketika Renu tertangkap yang keluar dari mulut manis putrinya adalah, '... kalian mengejarku seperti Anjing, mengonggong sampai Delhi untuk menemukanku, Ayah aku mencintai Rakesh, suamiku."

Hati Ayah mana yang tidak tercabik dengan kata-kata Renu.

"Terimakasih, Nak. Setidaknya aku hari ini tahu kalau aku adalah Anjing yang mengongong demi menemukan putriku, memastikan apakah ia sehat, dimana ia tinggal, bagaimana ia hidup. Ya, aku adalah anjing, Putriku."

Bablu tercekam. Seluruhnya pulang ke desa tanpa Renu dan Rakesh. Selanjutnya pernikahan Bhuppi akan berlangsung. Chowdary tak lupa pada jasa Bablu dan temannya dengan turut mengundang. Tapi, Bablu telah siap dengan rencananya bersama Bhuppi.

Sesampai di rumah itu, Chowdary peka pada satu hal. Ia sekejap pun tak ingin jauh dari Bablu. Mengajaknya dengan duduk berbincang, digenggamnya tangan Bablu sangat erat. Bablu tahu kenapa Chowdary bersikap aneh.

Pernikahan akan dimulai, namun Bablu pergi seorang diri meninggalkan Bhuppi dengan gaun pengantinya. Chowdary menyadari Bablu menghilang, ia ketakutan keduanya telah kawin lari.

"Mudah bagiku membawa lari putrimu, tapi ketika aku merasakan ketakutanmu kehilangan Bhuppi membuatku berpikir,"

"Pria yang mencintai putrimu setelah dirimu adalah aku. Kupastikan menghajarmu jika Bhuppi tidak bahagia dengan pilihanmu!" kecam Bablu tanpa gentir.

Kisah ini cukup menyentuh, sebuah pernikahan tetap ada aturan mainnya. Pengertian dan saling memahami antara ayah dan anak haruslah sinergi. Itu yang dirasakan Bablu dan Bhuppi. Sebesar apa pun cinta mereka, Bhuppi tidak boleh lupa waktu kecil ia paling suka memainkan kumis ayahnya.

Bagaimana dengan endingnya? Sebaiknya, nonton aja ya!

1 komentar:

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers