UA-89306807-1

Rindu ini untuk ayah.

Ayah, jika mencintaimu adalah hari-hari yang paling spesial kenapa aku masih bisa jatuh cinta pada lainnya?

Ayah, jika kenangan bersamamu adalah rindu yang mencucurkan air mata. Kanapa ada rindu untuk lainnya di sini?

Ayah, anakmu menangis.

Anakmu tak mengerti kenapa semua terjadi.

Ayah, jika kamu adalah satu-satunya laki-laki yang tidak henti mencintaiku. Kenapa aku mencintai laki-laki lain yang menyakitiku.

Ayah. Aku ingin selalu menjadi anakmu.

Ayah, kamu satu-satu laki-laki yang menyanyangiku takut akanku terjadi hal buruk. Kenapa di luar sini masih ada laki-laki yang ingin menyentuhku.

Ayah, kamu adalah satu-satunya laki-laki yang tidak pernah menyakitiku. Ayah, anakmu takut di luar sini banyak yang ingin menyakitiku. Mungkin hanya halusinasi, tapi rasa takut dan ingin di dekatmu bukan kebohongan.

Ayah, air mata masih asin rasanya. Anakmu rindu makan nasi minyak pakai garam racikan tanganmu.

Ayah, anakmu tahu kenapa sangat merindukanmu. Karena ayahlah satu-satunya pria yang aku percaya. Maafin anakmu yang terlambat mengerti. Ayah, aku akan bertanggungjawab atas kesalahan yang kuperbuat. Rindu ini untuk ayah.

0 komentar:

Posting Komentar

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers