UA-89306807-1

Puisi Baper: Dear Kamu, Jika Nanti



dear kamu
yang dilahirkan dengan karakter penuh kejutan

suatu hari nanti
dalam marah
aku ingin tetap memotong kukumu di hadapan senja
lalu bersandar pada pundakmu yang bidang

dear kamu
aku ingin mendengar tawamu
aku ingin melihat senyummu
genggam tanganku
bahkan jika ada sebuah lubang menganga di hadapanmu

2 komentar:

Beri jejakmu di sini yaaa... nanti saya balik ngunjung. ^0^
Salam kenal.

Google+ Followers